Pendidik Sebaya SMK Negeri 1 Ngawen Tampilkan Drama “Relasi Sehat” untuk Orientasi Siswa Baru

Written by  Selasa, 25 Juli 2017 17:59

Gunungkidul (19/7) - Siswa SMK Negeri 1 Ngawen, Kabupaten Gunungkidul mengadakan pertunjukkan drama dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Lembaga Sekolah (PLS) sebagai salah satu cara untuk mempermudah anak-anak kelas X memahami permasalahan remaja yang terjadi di sekitarnya. Pertunjukan drama sepanjang 30 menit tersebut membawakan cerita mengenai “Relasi Sehat”. Sebanyak 357 orang siswa yang hadir saat itu menunjukkan respon yang begitu antusias.

Pendidik sebaya yang setahun terakhir ini didampingi oleh Rifka Annisa menyadari bahwa akan lebih menarik untuk mensosialisasikan “Relasi sehat” melalui pertunjukan drama. Komunitas pendidik sebaya pun menyepakati untuk melakukan pertunjukan drama dengan judul Pacaran Masa Kini. Pertunjukan drama tersebut menceritakan dua jenis relasi anak masa kini dalam menjalin sebuah hubungan, yaitu pergaulan tanpa kontrol yang tanpa memikirkan masa depan, dan menjalin relasi yang sehat dengan memikirkan pendidikan sebagai tujuan utama dalam kehidupan.

Kegiatan drama tersebut diperankan oleh Hendra, dkk, dan inti dari drama yang mereka perankan ialah mencegah terjadinya pernikahan anak. Dalam mengakhiri drama tersebut, Hendra mengatakan “Contohlah relasi yang baik dan pikirkanlah pendidikanmu terlebih dahulu. Kita tidak salah dalam berpacaran tetapi janganlah pacaran membuatmu menjadi hancur.”

Setelah pertunjukan drama yang dibawakan oleh komunitas pendidik sebaya maka untuk menambah penjelasan dari drama, pihak Rifka Annisa mengadakan sosialisasi “Relasi Sehat” untuk menjelaskan bagaimana sesungguhnya menjalin sebuah hubungan dan bagaimana sesungguhnya dinamika anak remaja. Sosialisasi “Relasi sehat” yang dilakukan oleh Rifka Annisa memperkenalkan siapa sesungguhnya remaja dan kerentanan-kerentanan remaja yang sering sekali menjadi korban. Karena kurangnya pengontrolan diri dari remaja membuatnya menjadi terjerumus sebagai korban maupun pelaku kekerasan.

Sifat remaja yang cenderung labil membuat mereka bisa menjadi korban kekerasan secara berkelanjutan. Mengadakan sosialisasi “Relasi sehat” kepada siswa baru merupakan suatu pilihan yang disepakati oleh pihak sekolah dengan Rifka Annisa, karena didasari dengan banyaknya pernikahan dini yang masih tejadi di wilayah Gunungkidul akibat relasi yang tidak baik. Karena itulah besar harapan dari Rifka Annisa dengan adanya sosialisasi “Relasi Sehat”, maka para remaja dapat menjalin sebuah relasi yang baik dan menurunkan persentasi angka pernikahan anak sehingga generasi bangsa semakin berpendidikan dan semakin maju. (Lamtiar Tambunan/Laras Intansari)

 

*Lamtiar Tambunan dan Laras Intansari adalah Mahasiswa magang di Divisi Humas dan Media Rifka Annisa

Read 1112 times Last modified on Selasa, 25 Juli 2017 21:20
40009864
Today
This Week
This Month
Last Month
All
1875
28998
120166
208083
40009864