Written by Kamis, 13 Agustus 2015 Published in Berita
Program ‘Rifka Goes To School’ adalah salah satu prakarsa Rifka Annisa untuk mengajarkan masalah kekerasan terhadap perempuan, kekerasan seksual dan kekerasan dalam pacaran kepada anak-anak yang bersekolah. Tanggal 16 Agustus 2015, tim Rifka Annisa mengunjungi SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, dan dihadiri oleh anak-anak yang berumur 12 sampai 15 tahun, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dalam beberapa lokakarya dan seminar untuk anak-anak dari semua kelas, Rifka mencoba memperkenalkan masalah kekerasan terhadap perempuan, relasi yang memaksa atau kasar, dan cyber bullying. Topik ini sangat serius dan penting, supaya anak-anak bisa mengidentifikasi bahwa mereka mengalami situasi kekerasan ini. Rifka juga mendorong mereka…
Written by Selasa, 11 Agustus 2015 Published in Berita
Selasa, 11 Agustus 2015 diselenggarakan Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2015 tentang Pencegahan Perkawinan pada Usia Anak. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Gunungkidul bekerja sama dengan Rifka Annisa WCC. Sosialisasi ini mengundang perwakilan semua kecamatan di Gunungkidul, tim penyusun Perbup dan awak media. Berikut ini poin-poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut. A. Latar Belakang Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dalam Undang-undang tersebut Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa. Anak adalah tunas, potensi, masa depan bangsa dan generasi penerus…
Written by Senin, 27 Juli 2015 Published in Berita
Pembagian tugas antara suami dan istri seringkali diwarnai dengan adanya perasaan amarah, kekesalan, kejengkelan, rasa bersalah, penerimaan, kecemasan, kekecewaan bahkan dukungan. Lina (bukan nama sebenarnya), seorang manager suatu perusahaan. Pekerjaannya seringkali menututnya untuk lembur dan pulang larut malam. Lina pun memutuskan untuk berhenti bekerja ketika anak keduanya lahir. Lina beranggapan bahwa satu anak masih bisa ditanganinya sebagai seorang ibu pekerja, namun dua anak akan terasa sulit manakala ia harus memberikan perhatian penuh pada kedua anaknya. Di lain pihak, Lina juga berpandangan bahwa mengurus rumah tangga adalah tugasnya. Akan tetapi, hal itu merupakan tugas yang tak pernah ada akhirnya, pagi, siang…
Facebook SquareTwitter square

Statistik

Hari ini443
Bulan ini2983
Pengunjung290494

Kamis, 11 Februari 2016 23:41

Guests : 3 guests online