Written by Sabtu, 18 Oktober 2014 Published in Berita
Oleh: Ani Rufaida 23-25 September 2014, Rifka Annisa menyelenggarakan pelatihan advokasi penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan peningkatan kesehatan Ibu dan anak di Joglo Samiaji Gg. Mayang Jalan Sumarwi Wonosari. Pelatihan ini diikuti oleh jaringan organisasi masyarakat dan komunitas dampingan Rifka Annisa di wilayah Gunung Kidul, yakni Wonosari, Girisobo, Semanu, Patuk, Semin, Gedangsari, Nglipar dan Playen. Pelatihan ini dilakukan dalam rangka mengupayakan advokasi kebijakan publik terkait perlindungan perempuan dan anak di level masyarakat desa untuk mendukung upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Manager devisi pengorganisasian masyarakat dan advokasi Rifka Annisa Muhammad Thantowi mengatakan angka kekerasan terhadap perempuan di DIY masih…
Written by Sabtu, 18 Oktober 2014 Published in Berita
Oleh: Ani RufaidaRifka Annisa, Gunung Kidul. Puluhan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Gunung Kidul DIY menolak menggelar aksi menolak pengesahan rencana “RUU Pilkada secara tidak langsung” , Rabu (24/9/2014). Mereka mengganggap pemilihan kepala daerah yang dilakukan DPRD sama halnya mengkebiri hak politik rakyat dalam menggunakan hak pilihnya. Selain itu kondisi ini dianggap memundurkan demokrasi bangsa Indonesia pasca reformasi. Tegas Rino koordinator aksi dalam orasinya. Tambahnya pilkada tak langsung sama halnya akan menyenangkan anggota dewan, dan hanya menjadi permainan elit politik yang tidak mendukung proses demokrasi Indonesia. RUU pilkada tidak langsung melemahkan legitimasi hak suara rakyat dan menghilangkan pendidikan politik…
Written by Rabu, 10 September 2014 Published in Berita
Oleh: Eni SimatupangEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. Gunungkidul – Selasa (09/09/2014) Rifka Annisa bersama para perangkat desa Wonosari menggelar sebuah deklarasi. Deklarasi diikrarkan oleh 103 dukuh se-kecamatan Wonosari, 14 Kepala Desa, dan perangkat daerah lainnya. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Wonosari ini bermula dari kegelisahan bersama antara Rifka Annisa dengan beberapa mitranya di wilayah Gunungkidul tentang maraknya pernikahan dini. “Maraknya pernikahan dini dirasa akan memicu tingginya angka perceraian di masing-masing wilayah dampingan. Kegelisahan ini memunculkan gagasan dalam sebuah kesepahaman bersama untuk mengurangi angka pernikahan dini dan perceraian.” Papar H. Sugasto, M.A, kepala KUA Kecamatan Wonosari dalam presentasinya. Gagasan tersebut…
Facebook SquareTwitter square

Statistik

Hari ini175
Bulan ini9150
Pengunjung112830

Sabtu, 25 Oktober 2014 11:13

Guests : 10 guests online