Pelatihan Calon Surveyor Penelitian Pengalaman Hidup dan Kesejahteraan Perempuan

Written by  Lutviah Kamis, 06 April 2017 17:38

Pelatihan_Surveyor.jpg

 

Rifka Annisa bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Provinsi DI. Yogyakarta akan menyelenggarakan survei tentang Pengalaman Hidup dan Kesejahteraan Perempuan di Sleman. Untuk itu, Rifka Annisa merekrut dua puluh orang calon surveyor untuk membantu pengumpulan data survei tersebut. Untuk membekali para calon surveyor, Rifka Annisa menyelenggarakan pelatihan dasar terkait isu kekerasan terhadap perempuan bertempat di ruang pertemuan Rifka Annisa dari tanggal 22-24 Maret 2017.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi tentang gender dan kekerasan dalam rumah tangga, metodologi penelitian kekerasan berbasis gender serta etika dan keselamatan penelitian kekerasan terhadap perempuan. Materi-materi tersebut penting dipahami oleh para peserta agar memiliki informasi dan perspektif yang baik terkait isu kekerasan dalam rumah tangga. Dengan pemahaman tersebut, para peserta diharapkan dapat menggali informasi secara maksimal dan terhindar dari konflik mengingat isu kekerasan dalam rumah tangga adalah isu yang sensitif.

Tiap sesi materi dalam pelatihan ini menekankan aspek partisipasi, dimana para peserta dapat dengan bebas mengajukan pendapat dan pertanyaan atas kasus-kasus yang menarik atau yang kurang mereka pahami. Salah satu sesi yang paling menarik adalah sesi sharing tentang pengalaman kekerasan yang pernah dialami oleh para peserta. Beberapa peserta menceritakan pengalaman kekerasan yang pernah mereka alami, mulai dari kekerasan dalam hubungan pertemanan, kekerasan yang disebabkan oleh standar kecantikan media, kekerasan dalam rumah tangga hingga kekerasan seksual. Sesi ini sekaligus menjadi ajang latihan bagi para peserta dalam menghadapi responden korban kekerasan. Selain itu, sesi ini juga memunculkan empati dan perspektif baru dalam melihat korban maupun isu kekerasan terhadap perempuan secara umum.

Secara umum, para peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan ini. Pada sesi sharing pengalaman kekerasan misalnya, para peserta mengaku perspektifnya akan isu kekerasan terhadap perempuan menjadi lebih baik dan merasa lebih dekat satu sama lain. Harapannya, semoga pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman para peserta terkait isu kekerasan terhadap perempuan serta meningkatkan kapasitas mereka dalam melakukan survey. 

Read 165 times Last modified on Kamis, 06 April 2017 17:54
Facebook SquareTwitter square

Statistik

Hari ini1028
Bulan ini36193
Pengunjung677294

Rabu, 28 Jun 2017 20:57

Guests : 68 guests online